Jumat, 18 Februari 2011

UNIK!! Suasana Masa Lalu Tertuang Dalam Foto

Keren bgt fotonya...
matching deh sama yang baru....

























Sumber. http://motionsart.blogspot.com/
Read More >>

Penampakan Hantu Kalimantan

Penampakan Hantu Kalimantan

Jika di Bali dikenal dengan Leak, maka di Kalimantan dikenal pula hantu sejenis dengan sebutan Kuyang atau Kawiyang. Hantu Kuyang adalah hantu yang suka mencari dan menghisap darah wanita yang sedang melahirkan seorang bayi. Kuyang merupakan jelmaan dari seorang wanita yang menuntut ajaran ilmu hitam untuk mendapatkan kehidupan yang abadi. Pada gambaran wujudnya, Kuyang merupakan hantu kepala dengan isi tubuh terburai keluar tetapi masih menempel tanpa kulit, dan anggota badannya dapat terbang . Di siang hari, seorang Kuyang akan menjalani hidup seperti halnya orang normal lainnya, namun biasanya ia mengenakan pakaian berupa baju panjang dengan ciri-ciri selendang yang dililitkan dileher.

Pada malam hari, Kuyang akan terbang mencari darah Bayi yang baru lahir guna menambah kekuatan ilmunya, biasanya yang menjadi sasaran adalah seorang ibu yang sedang melahirkan anaknya. Jika tidak mendapatkan wanita yang akan melahirkan, Kuyang biasanya berkeliaran di pemukiman penduduk untuk mencari “sisa” pembalut wanita yang dibuang sembarangan. Untuk itu, para wanita, terutama yang masih gadis untuk hati-hati ketika sedang halangan. Jika darah segar tidak ditemukan, mungkin saja Kuyang ini mendatangi orang-orang yang sedang tidur dengan menghisap darah dari pangkal paha atau lengan, sehingga ketika beberapa hari kemudian akan ada bekas kebiru-biruan dengan sedikit rasa gatal di tempat yang dihisap tersebut. Untuk menghindari hal itu, biasanya orang membawa bawang putih dan bawang merah tunggal yang disimpan dibawah kasur. Bahkan sebagian menambahkan bulu landak mendampingi bawah merah dan putih tadi. Karena konon katanya, Kuyang sangat takut dengan bawang dan bulu landak tersebut.

Penampakan Kuyang biasanya dengan terbang pada malam gelap, layaknya bintang jatuh. Di Kabupaten Paser, penjelmaan kuyang terbang laksana bintang jatuh ini malah sering jadi “permainan” anak-anak dan warga yang melihatnya. Begitu lintasan cahaya terlihat, warga sering berteriak “Kuyaang”, dengan mengejar ke arah lintasan cahaya seraya melemparinya denganbatu. Orang yang melihat Kuyang, selain terlihat seperti lintasan cahaya, juga akan tampak seperti burung besar. Untuk menghadapi hantu ini, biasanya orang akan menggunakan sapu ijuk atau dengan memukulkan perabot rumah tangga, seperti panci atau wajan. Atau da juga yang membuat perapian dengan asap pekat, yang dicampur dengan kulit bawang, sehingga jika ada kuyang yang berkeliaran akan memedihkan matanya.

Dilihat dari ajaran ilmu hitamnya, ajaran Kuyang ini biasanya dari warisan turun-temurun. Ada yang mengatakan bahwa di daerah pedesaan ada suatu keluarga yang hampir seluruh anggota keluarganya adalah penjelmaan hantu Kuyang. Ajaran Kuyang adalah ajaran tentang keabadian. Konon, umur seorang kuyang dapat mncapai 300 ratusan tahun sebelum ilmunya diturunkan kepada generasi sesudahnya. Begitu seterusnya dengan imbalan sang iblis meminta syarat darah segar dari wanita yang sedang melahirkan, atau darah-darah kotor lainnya

Ni Videonya...








Sumber.http://jelajahunik.blogspot.com/2011/02/hantu-paling-menakutkan-di-kalimantan.html
Read More >>

Make Up Para Pemimpin Dunia

Make Up Para Pemimpin Dunia

Ini penampakan dari para petinggi Negeri memakai Make Up...



















Sumber. http://jelajahunik.blogspot.com
Read More >>

Karya Seni Terkecil Di Dunia

Ia lahir pada 1957 di Birmingham. Willard Wigan memulai berkarya pada usia muda. Ia adalah seseorang yang mengalami disleksia (kesulitan membaca) dan berbagai jenis kesulitan belajar lain, yang membuatnya sulit mengikuti pelajaran di sekolah. Sebagai pelarian, ia mencoba menciptakan karya yang tidak dapat dilihat dari mata telanjang.

“Semua dimulai saat saya berusia 5 tahun”, katanya, “Saya membuat rumah untuk semut karena saya berpikir mereka membutuhkan tempat tinggal. Lalu aku membuatkan mereka sepatu dan topi. Semua itu adalah dunia fantasi tempat saya lari dari disleksia karena saya tidak tahan terhadap guru yang selalu mengkritik kesulitan belajar saya. Itulah bagaimana kisah saya sebagai microsculptor berasal”

Hasil karya Willard hanya bisa dilihat menggunakan mikroskop. Setiap karyanya bisa diletakkan di dalam lubang jarum. Pengorbanan personalnya sangat besar dalam tiap penciptaan karyanya. Willard memasuki tingkat meditasi dimana detak jantungnya melambat, hingga membuat ia dapat mengurangi getaran pada tangannya agar dapat menciptakan karya.. Bahkan gema dari suara jalanan di luar dapat mengganggu pekerjaannya, makanya ia memilih bekerja pada malam hari saat gangguan minim.

Hasil karya Willard sering disebut sebagai “keajaiban dunia ke delapan”. Ia bahkan telah mendapat penghargaan dari Prince Charles untuk hasil karyanya yang mengagumkan.

Ia menggunakan peralatan operasi yang kecil untuk membuat karyanya dari emas dan butiran pasir. Untuk mengecat, ia sering menggunakan rambut halus yang berasal dari lalat yang telah mati.














Sumber. http://jelajahunik.blogspot.com


Read More >>

Swara Gemuruh Di Gunung Wilis Madiun

 Swara Gemuruh Di Gunung Wilis Madiun
Beberapa hari terakhir, diawal bulan Februari tahun 2011 masyarakat di sekitar gunung Wilis mendengar suara gemuruh dari lerengnya. Gunung ini menjadi perbatasan antara kabupaten Madiun, Nganjuk dan Ponorogo.
Suara gemuruh akan semakin jelas terdengar terutama pada malam hari diatas pukul 12 malam karena suasana memang sudah sepi. Semula masyarakat disekitar gunung terutama yang berada di kecamatan Pulung, dan Ngebel yang masuk wilyah Ponorogo mengira suara itu berasal dari perut gunung Wilis, tetapi setelah berlangsung beberapa hari ternyata suara itu pusatnya agak ke arah selatan yang berbatasan dengan gunung Bayangkaki.
Perlu diketahui bahwa gungung Wilis sepanjang catatan sejarah kabupaten Madiun dan Ponorogo belum pernah meletus, alias sudah tidak aktif lagi. Walaupun pada jaman dulu dipastikan pernah aktip terbukti dari bentuknya yang kerucut nyaris sempurna. Mungkin gunung ini seusia dengan gunung Lawu yang terletak kurang lebih 75 Km di sebelah baratnya, yang menjadi perbatasan antara kabupaten Madiun dan Surakarta.
Suara gemuruh terdengar hingga sejauh 30 Km kearah barat, di sekitar kota Ponorogo sampai dengan kecamatan Jetis, bahkan sering pada malam hari suara gemuruh akan disertai dengan getaran pintu dan jendela. Masyarakat juga merasa was - was mengingat bencana gunung meletus akhir-akhir ini sedang menjadi trendi di tanah air.


Satu hal yang mengherankan disekitar gunung Wilis dan lerengnya sama sekali tidak ditemukan adanya kawah yang mengeluarkan asap, seperti layaknya gunung berapi lain menjelang meletus, misalnya gunung Merapi atau Bromo. Namun hanya terdengar suara 'gludhag - gludhug' dari dalam bumi. Itupun sulit dipastikan dimana pusat suara itu berasal. Petugas BMG konon kabarnya juga sudah pernah mengadakan penelitian di wilayah ini namun hingga saat ini belum ada pengumuman resmi tentang status gunung yang bersangkutan.
Mudah mudahan gunung ini tidak akan meletus, cukuplah mengeluarkan suara gemuruh saja, bahkan beberapa orang ternyata juga enjoi saja dengan kejadian ini. Ada suasana lain katanya.

Read More >>