Awal sejarah Manchester – Pada awalnya telah diperdebatkan nama untuk Manchester itu ada pengertian. Pengertian nama yang pertama adalah di lambangkan dari Benteng Romawi di Castlefield, dan pengertian nama yang kedua adalah dilambangkan dari jalan di sepanjang bangunan sejarah Manchester Katedral dan juga Sekolah Musik Chetham, lokasi inilah yang membentuk teradinya lingkup batas sebagai nama kota Manchester pada zaman abad pertengahan. Pada masanya Norman Barons, yang telah merebut Britania (Inggris) pada tahun 1066, di wilayah kecil Manchester itu dulunya sangat jelas sekali telah menggunakan bahasa Inggris Kuno atau disebut dengan bahasa Anglo-Saxon. Sebagai bahasa utama yang digunakan zaman dulunya itu, maka lahirnya nama panggilan kotanya kota yaitu "Mameceaster" – Tetapi sebelum masuk ke abad 17 nama panggilan kotanya yaitu "Manchester" ternyata lebih populer dengan penduduk, lebih mudah di ucapkan dan juga lebih sering digunakan. Pada awalnya, Manchester juga lebih dikenal sebagai dusun kecil yang berdekatan dengan kota Salford, dan kepemilikan kotanya waktu lalu adalah kota Salford itu sendiri. Dibawah ini adalah kutipan sejarah singkat tentang bagaimana daerah yang sekarang di kenal sebagai Manchester tercipta… |
Quote:
| Mamuciam – Penduduk suku Roman asli di Manchester awal abad 410 Kiri: Bangsa Romawi (Mamuciam) sedang membangun benteng pertahanan (berlokasi di Cattlefield Manchester ditahun 410), tengah: Sisa benteng (berlokasi di Cattlefield) dari Zaman Romawi masih berdiri di dekat sungai Irwell Manchester, kanan: Sungai Irwell arah ke pusat kota Manchester Setelah penarikan bangsa Romawi/Roman keluar dari benteng di Mamuciam sekitar abad 410 AD, tetap saja seluruh kota (dan benteng) di Manuciam jatuh dan mengalami kehancuran ke dalam mangsa dari berbagai fraksi/musuh yang menyerang dari luar negeri. Semua daerah di Mamuciam waktu itu berpendudduk asli seperti penduduk asli Angle, penduduk asli Denmark dan penduduk asli Saxon, yaitu golongan penduduk yang bermukim di daerah Mamuciam untuk tinggal beberapa waktu saja dan juga untuk jangka waktu panjang. Untuk golongan penduduk yang telah tinggal dalam jangka waktu panjang, pada akhirnya dapat dibilang telah menjadi penduduk lokal daerah itu sendiri. "Mamuciam" dalam bahasa latinnya berarti " bukit berbentuk payudara." Dan berdasarkan dari deskripsi Agricola (budayawan), dearah tempat ini (di Mamuciam) dibagun beserta benteng aslinya menghadap ke arah sungai Irwell, sekarang dapat dilihat sisa-sisa sejarah bangunannya di sekitar Camp Street / Jalan Camp (di kota Salford). |
Quote:
| Awal tahun pertengahan abad Pertengahan dalam upaya mempertahankan tanah Manchester. Kiri: Monumen Raja Alfred, tengah: Raja Edward (anak puta Raja Alfred), kanan: Katedral Manchester. Sejarah singkat yang referensinya diambil dari catatan kependudukan kota, mencatatkan tentang putra dari raja besar "Alfred" (bernama Edward, dari generasi marga Elder), mengambil alih seluruh tanah kota Manchester di abad 920 AD (dengan diikuti meninggalnya raja Alfred di tahun 899), berikut juga dalam upayanya memperbaiki "benteng-benteng" pertahanan yang rusak berat (untuk kepastian tahun perbaikan kotanya berbasis di sekitar tahun ketika terbangunnya gedung-gedung katedral (Cathedral)/gedung kekuasaan tertinggi di Manchester), dan sangat memungkinkan sekali jika bentuk bangunan Katedral-nya masih sangat kuno dengan menggunakan pagar dari kayu. |
Quote:
| Norman Manchester dan Domesday (penguasa Manchester tahun 1086) Kiri: Istana Balai Kota Manchester (Town Hall), tengah: kota Salford sekarang, kanan: Raja William 1 (1066-1087) Sebagai ucapan terimakasih kepada Baron Norman yang telah mendukung dalam menaklukan Britania, Raja William (si Penakluk) diberikan hadiah murah hati sebagai imbalannya, yaitu kepemilikan tanah. Pembagian tanah untuk daerah Salford diberikan kepada Rogier de Poitevin (juga dikenal sebagai Roger de Pitou) yang meliputi untuk beberapa feifdoms (ketua daerah) dan bangsawan Manchester antara mereka. Bangsawan bernama de Poitevin adalah satunya dan dengan pendukung kesatuan sendiri, yaitu Albert de GreslĂ© (dikenal sebagai Albert Grelley). Grelley adalah penguasa pertama yang menganut titel Baron di Manchester, dan untuk keseterusannya keluarga Grelley juga akan memegang tahta manor/bangsawan untuk masa 200 tahun dan ke depan. Dan pada tahun 1086 ada himbauan singkat tentang batas tanah daerah Manchester yang sebenarnya – dan perihal ini di ungkapan dari William yang bertugas sebagai penelaah data dan dokumen pernyataan penting dari Buku Domesday (buku dokumen yang merincikan dengan detil denah peta kota Manchester saat itu), yang dimana pada waktu itu telah diakui oleh ecclesiastical (pusat majelis gereja) beikut juga dengan jemaah gerejanya sebagai saksi nyata dalam pengukuran denah batas Manchester yang meliputi lebih dari 60 mil persegi. Pada tahun 1222 batas kota Manchester dinyatakan, dan sebagai syukuran/ucapan terimakasih, mereka menyelenngarakan acara tahunan yang di selenggarakan di Acresfield, tepatnya di luar kota (sekarang bernama St Ann's Square/bundaran St Ann). Acara tahunan ini bisa berlangsung selama 2 hari, dan acara tahunan di tahun 1227 hari rayanya di perpanjang menjadi 3 hari. Pada waktu itu kota Manchester telah mampu memiliki pengadilan sendiri yang diikuti dengan penyelenggaraan "Pasar Sabtu Tradisional" (dibuka seminggu sekali) yang pasarnya digelar di Market Square (tengah kota) dan tak jauh dari Jalan Market/Market Street. Sekarang, berdampingan disebelah jalan ini adalah bundaran Shambles (bundaran ini dulunya terkena jatuhan IRA bom, yang mengakibatkan kehancuran yang sangat luar biasa, tetapi telah di demolisi kembali pada tahun 1996, lokasi jatuh bomnya tepatnya adalah di bagian belakang Toko Mark & Spencer (toko Mark & Spencer terbesar di dunia ini dibangun setelah lokasinya di demolasi dari pengeboman itu). |

2. Al-Hijr, Arabian ArabiaDi antara situs fencing terkenal Semite Arabian arsitektur adalah Al Hijr, juga dikenal sebagai Madain Saleh. Bagian depan tempat tinggal di Al Hijr telah diukir di gunung batu pasir kadang-kadang di milenium kedua SM. Al Hijr - yang secara harfiah berarti 'tempat berbatu' - diyakini telah dihuni oleh Nabataeans dan Tsamud. Ini fitur sumur air, makam monumental awet, prasasti dan gambar gua.
3. Rock-Hewn Churches of Lalibela, Ethiopiastruktur fencing menakjubkan diukir dari batu adalah gereja-gereja Lalibela, Ethiopia. 11 batu dipahat gereja masing-masing telah diukir dari satu blok granit dengan atap yang di permukaan tanah. Abad ke-12 Raja Lalibela ditugaskan gereja-gereja dengan tujuan menciptakan Yerusalem Baru bagi mereka yang tidak bisa membuat ziarah ke kota aslinya. Setiap gereja diciptakan oleh mengukir parit lebar di keempat sisi batu dan kemudian dengan susah payah memahat keluar interior. Yang terbesar di antara mereka berdiri setinggi 40 meter.
4. Abu Simbel Nubian Monuments, EgyptEmpat kolosal patung kuno Mesir Firaun Ramses II penjaga pintu Abu Simbel, sebuah candi dipotong dari tebing batu pasir di atas Sungai Nil. Ditugaskan oleh Ramses sendiri, candi menghadap ke timur sehingga dua kali setahun, sinar matahari mencapai ke dalam tempat kudus terdalam, menerangi patung Ptah, Amun-Re, Ramses II dan Re-Horakhty. Kompleks dipindahkan seluruhnya dari pengaturan aslinya pada tahun 1960 untuk menghindari banjir ketika Danau solon telah dibuat.
5. province Gajah, Elephant Cave Temple, BaliGojah goa, province Gajah , merupakan salah satu situs island yang fencing historis signifikan. Gua tampaknya sebagian hancur oleh bencana alam lama, dan tidak terdeteksi selama berabad-abad sampai sebuah tim arkeolog Belanda menemukannya pada tahun 1923. Pemikiran telah dibangun pada abad ke 11, province Gojah fitur patung dipengaruhi oleh Hindu dan Budha dan berisi ruang meditasi rahasia bagi maternity Muslim atau pertapa. Dua kolam renang mandi tradisional di luar gua mengandung expose dikatakan memiliki sifat magis.
6. Cappadocia Cave Houses, TurkeyCappadocia adalah salah satu dari 73 provinsi saat Republik Turki, dan memiliki salah satu pemandangan fencing aneh dan menarik di dunia. Tanah, batu kerdil fitur formasi batuan stone 'vulkanik aneh disebut sebagai' Fairy Chimneys 'serta kota-kota bawah tanah kompleks dan bangunan dipotong dari' stone 'lembut. Banyak dari mereka adalah gereja, dengan kolom dan lengkungan menghias wajah batu dari sepotong dinyatakan alami dari batu.
7. Ancient Rock City of Matera, ItalyDi kota Matera batuan kuno di Italia barat daya, orang tinggal di rumah yang sama pe rsis bahwa nenek moyang mereka tidak 9.000 tahun yang lalu. Matera diciptakan dari jurang berbatu dan gua-gua alam yang banyak di daerah tersebut - disebut 'Sassi di Matera' - adalah rumah pertama dari penduduk Neolitik di wilayah tersebut. Gua menciptakan labirin rumah, dan itu hampir mustahil untuk membedakan formasi batuan alam dari arsitektur kuno. Rumah-rumah tampaknya tumbuh dari batu dengan cara organik, menciptakan sedikit dari objek wisata dari apa yang pada pertengahan abad ke-20 sebuah kota hantu. Matera adalah terutama pengaturan untuk flick Mel histrion "The Passion dari Kristus '.
8. Yungang Grottoes, ChinaPara Grottoes Yungang dari Datong di propinsi Shanxi Cina terdiri dari 53 gua dan 51.000 patung, dan adalah salah satu contoh China yang fencing indah seni gua. Menara raksasa Buddha atas pengunjung yang angin melalui gua melihat banyak patung di dalamnya. Sebagian besar karya seni yang pernah di dalam gua-gua itu dicuri di awal abad 20 dan bangunan candi kayu yang dilindungi sekali gua-gua terbakar habis. Jadi, situs ini sekarang sangat membutuhkan perlindungan dan telah bernama sebuah situs warisan dunia UNESCO.
sumber: http://unikboss.blogspot.com/2010/10/8-gua-bersejarah-di-dunia-gunung-batu.html








