Jumat, 05 Februari 2010

Roda Kereta Firaun Ditemukan di Laut Merah

Masih ingat dengan kisah mukjizat Nabi Musa yang membelah laut merah dengan tongkatnya? Jika salah satu diantara anda menganggap kisah tersebut hanya merupakan dongeng belaka, sekarang mari kita simak tulisan dibawah ini.

Seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt (lihat di http://www.wyattmuseum.com/ron-wyatt.htm) pada akhir tahun 1988 silam mengklaim bahwa dirinya telah menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar laut merah.

Relief on Chariot Cab - 8 spoked wheel

Relief on Chariot Cab - 8 spoked wheel

Menurutnya, mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur Firaun yang tenggelam dilautan tersebut saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya.

Chariot of Thutmoses IV

Chariot of Thutmoses IV

Menurut pengakuannya, selain menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur berkuda, Wyatt bersama para krunya juga menemukan beberapa tulang manusia dan tulang kuda ditempat yang sama.

Chariot from King Tut's Tomb

Chariot from King Tut's Tomb

Temuan ini tentunya semakin memperkuat dugaan bahwa sisa-sisa tulang belulang itu merupakan bagian dari kerangka para bala tentara Fir’aun yang tenggelam di laut Merah.

There are numerous chariot wheels, plus human and horse bones at the crossing site.

There are numerous chariot wheels, plus human and horse bones at the crossing site.

Apalagi dari hasil pengujian yang dilakukan di Stockhlom University terhadap beberapa sisa tulang belulang yang berhasil ditemukan, memang benar adanya bahwa struktur dan kandungan beberapa tulang telah berusia sekitar 3500 tahun silam. Dimana menurut sejarah, kejadian pengejaran itu juga terjadi dalam kurun waktu yang sama.

Above is a coral covered chariot wheel on a vertical axel that is buried in the sand.

Above is a coral covered chariot wheel on a vertical axel that is buried in the sand.

Selain itu, ada suatu benda menarik yang juga berhasil ditemukan, yaitu poros roda dari salah satu kereta kuda yang kini keseluruhannya telah tertutup oleh batu karang, sehingga untuk saat ini bentuk aslinya sangat sulit untuk dilihat secara jelas.

Mungkin Allah sengaja melindungi benda ini untuk menunjukkan kepada kita semua bahwa mukjizat yang diturunkan kepada Nabi-nabiNya merupakan suatu hal yang nyata dan bukan merupakan cerita karangan belaka.

Above is a horse's hoof that is shrunken since drying out.  Horses are not found in the Sinai Peninsula today

Above is a horse's hoof that is shrunken since drying out. Horses are not found in the Sinai Peninsula today

Diantara beberapa bangkai kereta tadi, ditemukan pula sebuah roda dengan 4 buah jeruji yang terbuat dari emas. Sepertinya, inilah sisa dari roda kereta kuda yang ditunggangi oleh Firaun. (Sumber: wyattmuseum.com)*

sumber photo :

http://www.arkdiscovery.com/red_sea_crossing.htm http://www.wyattmuseum.com/red-sea-crossing-05.htm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Post